Forestech League (FL)merupakan pertandingan persahabatan keluarga THH yang diselenggarakan oleh PARODI (Departemen Olahraga dan Seni) Forestech dan diketuai oleh Yunita (Kadep PARODI) pada 5 Februari 2013. Pertandingan futsal tersebut diikuti oleh THH angkatan 2008,2009,2010,2011 dan General Forestry 2012. Piala kejuaraan FL untuk katagori putri digondol oleh Aqila (GF, 2012) dan untuk piala kategori putra direbut oleh Daru (THH 2011). sUKSES! Forestech League
(DN, 2013)

Advertisements

Workshop dan Makrab

Berkah adalah singkatan dari Bersama Keluarga Harmonis Teknologi Hasil Hutan merupakan serangkaian acara yang dilaksanakan pada 1 dan 2 Desember 2012. Acara tersebut merupakan Workshop Pengenalan hasil hutan; Menjadi Forester Kreatif dan Inovatif yang diselenggarakan pukul 08.00 di Ruang Sidang Pascasarjana, FKT UGM. _DSC0492

Image

Pembicara pertama yaitu Pak Harry Praptoyo berbicara tentang Kondisi Hutan di Indonesia dan kontribusinya di bidang Industri. Pembicara kedua yaitu Pak Widi (salah satu dosen yang baru saja menyelesaikan S3 di Jepang), bercerita tentang pengalaman kuliahnya, dan bercerita tentang laboratorium di THH. Pembicara ketiga yaitu dari Pengusaha Kayu (Ketua ASMINDO) beliau banyak bercerita tentang industri kayu saat ini.

Setelah makan siang, peserta diajak jalan-jalan lab dengan dipandu oleh penunggu lab mereka dijelaskan dan berdiskusi di laboratorium. Kami juga datang di laboratorium pengolahan kayu yang berada di Klebengan.

Sore harinya, kami bersiap untuk menginap di Wisma Kaliurang. Mas Eko (THH 2008) menampilkan slide menarik tentang kepemimpinan dan malam harinya kami isi dengan api unggun sembari merefresh otak dan pikiran.

Pagi harinya kami outbound di sekitar wisma dan berakhir di Gardu Pandang, Kaliurang.

MBF (Made By Forestech)

Berawal dari hasil produk hasil hutan yang beraneka ragam mulai dari kayu hingga non kayu, kemudian diberi sentuhan oleh tangan manusia yang kreatif menjadikan produk teknologi hasil hutan yang bermanfaat untuk kehidupan.Image

Acara MBF yang diketuai oleh Rosyid Ridho (2010) berlangsung selama 3 hari yakni tanggal 28-30 November 2012 di Aula FKT UGM. Ruangan dihias sedemikian rupa sehingga pengunjung betah untuk menikmati suguhan gambar maupun produk hasil hutan. Dari ke-6 lab yang dimiliki THH menampilkan standnya, dan setiap stand terdapat mahasiswa yang menjelaskan bilamana ada pengunjung bertanya.

Antusiasme mahasiswa FKT terhadap acara ini sangat tinggi dapat dilihat dari jumlah pengunjung sekitar 100 pengunjung setiap harinya hingga panitia kewalahan karena panitia sendiri masih ada jadwal perkuliahan akhirnya stand diberlakukan sistem buka-tutup. Walaupun produk hasil hutan tersebut bukan murni buatan mahasiswa FKT namun setidaknya kami bisa menjelaskan proses pembuatan hingga kegunaan produk jadi hingga setengah jadi yang dipamerkan di Aula tersebut, sehingga membuka inovasi para pengunjung untuk terus berkarya.Image Terdapat pula hasil praktikum yang dipamerkan yaitu kayu bekas pengeringan model terazawa yang kami lakukan.

Pada hari Jumat kami mengadakan inagurasi beserta penutupan, ada beberapa mahasiswa yang turut merampaikan untuk menyanyi maupun memainkan musik di acara ini. Terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah membantu terlaksananya acara ini dan tak lupa terima kasih telah mengunjungi acara MBF ini.

(Dn)

KI KECIL #1

Pada hari Sabtu, 23 November 2012 pukul  08.00 kami sudah berkumpul di depan gedung akademik FKT UGM. Kami bersiap untuk berangkat ke Jalan Imogiri untuk mengunjungi Pabrik Lima Selaras, Pabrik Jati Wangi dan Pantai Parangtritis.Image

Setelah peserta terkumpul maka segera dilakukan upacara pembukaan berupa sambutan oleh ketua acara yaitu Filar Aditya (2010) dan ketua Forestech, Satrian (2010). Setelah berdoa kami berangkat ke lokasi dengan bus. Di perjalanan kami juga saling memperkenalkan diri supaya lebih akrab. Ternyata peserta KI kali ini terdiri dari mahasiswa THH 2010, dan lainnya yaitu mahasiswa KSDH 2010, BDH 2010, GF 2011, D3 2012. Minimnya mahasiswa yang ikut disebabkan mereka sedang praktikum dan ada kegiatan lainnya.

Kunjungan pertama yaitu pabrik Lima Selaras yang berlokasi di Jalan Imogiri km.11, pabrik tersebut berkonsentrasi pada daur ulang kayu Jati menjadi produk furniture nan unik. Kami langsung disambut oleh Pak Arif (staf pabrik) di dapur penyimpanan kayu jati bekas. Peserta berantusias untuk bertanya dan staf tersebut menjelaskannya dengan sabar. Kami berjalan sampai ditunjukkan setiap proses dalam pembuatan produk. Kami dapat melihat seluruh produk yang sedang diproduksi dan produk tersebut adalah pesanan dari consumen di luar negeri. Pada kunjungan kali ini kami mendapatkan pelajaran berkaitan wirausaha dari pemilik pabrik. Pada kenyataannya adalah produk daur ulang kayu jati ini telah menjadi produk yang memiliki daya tarik tersendiri.

Selanjutnya kami menuju Pabrik Jatiwangi di Jalan Imogiri Km.5. Pabrik tersebut merupakan pabrik furniture kayu jati yang dipasarkan di dalam negeri. Kami mengetahui proses penggergajian hingga finishing. Mengubah sampah menjadi dolar kata pemilik pabrik, Pak Wiratno.Image

Selanjutnya kami makan siang dan ISHOMA di rumah pemilik pabrik tersebut. Pukul 14.00 turun hujan tapi tidak menyurutkan keinginan peserta untuk pergi ke Pantai Parangtritis.Image

(Dn)

Diary of Industrial Visit 2012

Setelah 3 bulan persiapan, akhirnya tibalah hari yang ditunggu-tunggu. Tanggal 4 September 2012, panitia dan peserta dengan didampingi oleh dosen pembimbing Pak Sigit dan Pak Vendy berangkat  meninggalkan Jogja pukul 20.15 setelah diadakan upacara pembukaan singkat. Waktu malam digunakan untuk istirahat sampai ke tempat tujuan pertama di Mojokerto.

Kami sampai Mojokerto pada waktu subuh dan transit di rumah makan B’pass untuk shalat subuh, mandi dan sarapan. Karena waktu kunjungan ke PT.Tjiwi Kimia masih cukup lama, acara pagi itu diisi dengan perkenalan sesama peserta dan keakraban sampai tiba waktu kunjungan.

Pukul 07.15 kami sudah sampai di PT.Tjiwi Kimia dan dikumpulkan di salah satu ruang untuk mendengarkan presentasi tentang selayang pandang PT. Tjiwi Kimia. Kami disuguhi snack dan diantar mengelilingi pabrik dengan naik bus oleh Pak Arif. Kami ditunjukkan mesin terbesar yang dimiliki PT.Tjiwi Kimia serta instalasi pengelolaan limbah. Di instalasi pengelolaan limbah kami diberi penjelasan mengenai limbah pabrik dan pengelolaannya sehingga tidak menimbulkan permasalahan lingkungan. Penjelasan tentang limbah disampaikan oleh Pak Ketut. Acara penutupan dilakukan dengan penyerahan kenang-kenangan dari panitia kepada PT. Tjiwi Kimia. Ternyata dari pihak PT. Tjiwi Kimia juga memberikan bingkisan yang kami terima dengan senang hati.

Selesai kunjungan, kami makan siang sebelum melanjutkan ke lokasi kunjungan berikutnya ke Gresik, yaitu PT. Sumber Mas Indah Plywood. Ketika sampai, kami disambut oleh para staf dan dikumpulkan di ruang pertemuan. Pemilik PT. Sumber Mas Indah Playwood turun tangan sendiri dalam penyambutan dan memberikan presentasi mengenai pabrik. Seperti biasa setelah sesi diskusi, kami diantar mengelilingi pabrik dan diberi penjelasan setiap proses yang dilakukan di pabrik oleh pemilik dan staf PT. SMIP. Dosen pembimbing juga memberikan gambaran umum mengenai kayu lapis.

Perjalanan selanjutnya adalah menuju tempat bermalam yaitu di Perhutani Probolinggo. Pukul 21.00 WIB kami telah sampai dan disambut hangat oleh staf kantor. Kami telah disiapkan makan malam dan tempat istirahat. Pagi harinya kami bersiap untuk kunjungan ke Pabrik Lak yang merupakan anak usaha dari Perhutani Probolinggo. Sebelum berangkat ke pabrik kami diberikan petuah oleh ADM Perhutani Probolinggo, Bapak Ratmanto yang merupakan lulusan Kehutanan UGM.

Setelah sampai pabrik lak kami disambut oleh kepala dan staf pabrik yaitu bagian manajemen kayu dan produksi lak. Setelah sarapan bersama kami dijelaskan mengenai sejarah pabrik lak, proses pembuatan dan diskusi. Selanjutnya kami diajak ke ruang produksi, kami melihat tumpukan stok lak cabang dari Pohon Kesambi. Kami melihat proses perontokan lak dan dijelaskan juga proses pembuatan hingga menjadi lak butiran. Selain menerima lak cabang dari KPH Malang, Blitar dan Probolinggo, perusahaan juga menerima stok kopal untuk dijual. Pehutani bekerja untuk kesejahteraan rakyat, mereka juga membimbing masyarakat untuk terus membudidayakan tanaman kesambi supaya produksi lak terus berkembang.

Setelah memberikan kenang-kenangan dan berfoto bersama kami memohon diri kepada staf Pabrik untuk melanjutkan perjalanan ke Lumajang, yaitu ke PT. Mustika Bahana Jaya. Perjalanan kami dikawal oleh POLHUT Perhutani Probolinggo. Perjalanan kami sejauh 47 km jadi lancar bebas hambatan. Sungguh menyenangkan!

Kami sampai PT. Mustika Bahana Jaya pukul 14.15 dan kami juga telah disambut oleh pemilik dan staf pabrik. Setelah diberi penjelasan kami langsung diajak berkeliling pabrik dan peserta puas bertanya mengenai proses pembuatan panel yang berasal dari kayu karet dan pinus. Kebanyakan produksi ini sesuai permintaan buyer di luar negeri. Bapak Haji adalah sebutan untuk pemilik Perusahaan, beliau juga memiliki banyak jenis produksi dan beberapa kegiatan sosial untuk kesejahteraan masyarakat.

Hari ketiga, 6 September 2012 kami melakukan perjalanan menuju Bali, kami sampai di selat Bali pukul 23.30. Peserta menikmati angin malam di kapal, sebagian istirahat di kursi kapal dan ada pula yang asik berfoto ria. Selanjutnya pukul 06.30 WITA kami sudah transit di rumah makan untuk sarapan dan mandi. Selanjutnya kami menuju Taman Nasional Bali Barat, sempat terjadi kesalahan teknis sehingga kami harus menunggu. Tak lama kemudian kami menuju ke sebuah aula dan diberi penjelasan melalui presentasi mengenai keadaan TNBB. Ternyata presentatornya adalah lulusan kehutanan UGM. Kami juga melihat tempat penangkaran jalak bali di kandang sapihan. TNBB juga melayani warga untuk pembinaan penangkaran jalak. Kami juga diajak ke Labuhan Lalang yang merupakan pelabuhan untuk menuju Pulau Menjangan yaitu tempat wisata bahari, tracking dan wisata alam. Potensi satwa liar di TNBB yaitu Elang Bondol, bangau tongtong, cekakak, kera abu, kera hitam dan rusa. Kunjungan Industri di TNBB ini lebih menjelaskan pada hasil hutan untuk kepentingan ekologis dan industri wisata.

Setelah mampir di suatu toko oleh-oleh dan makan malam, peserta juga refreshing dengan karaoke. Nindi yang merupakan panitia dari sie acara menyayikan 2 lagu dengan merdunya. Tak mau kalah peserta juga ikut melantunkan beberapa lagu beserta menari di panggung. Sayang, dosen pembimbing tidak jadi maju untuk menyanyi, padahal sangat ditunggu-tunggu. Tetapi Pak Vendi juga sempat karaoke di bus. Lalu peserta sampai di villa untuk beristirahat.

Pagi harinya kami menuju toko oleh-oleh di Bali yaitu krisna, karena masih pagi kami pun leluasa untuk memilih barang. Selanjutnya pukul 10.00 WITA kami berwisata ke pantai Tanjung Benoa, disana terdapat banyak permainan air dan jasa penyebrangan ke suatu Pulau yang merupakan tempat penangkaran penyu. Perjalanan selanjutnya adalah ke pantai Dreamland, disana peserta asyik bermain pasir dan air pantai tak peduli sinar matahari menyengat kulit mereka. Hari itu adalah tanggal 8 September 2012, masyarakat Bali sedang merayakan hari raya Kuningan jadi jalan perkotaan sepi dan toko Joger pun tutup, terpaksa kami menuju ke Krisna lagi karena beberapa peserta belum membeli oleh-oleh. Perjalanan Kunjungan Industri dan wisata telah usai, peserta kembali dan sampai di Jogja Hari Minggu, 9 September 2012 dengan selamat.

Technobreak 2012 #1

Technobreak adalah salah satu program kerja dari ketua angkatan yang dinahkodai oleh Khoirul Anam Tanuwijaya. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2012.  Acara ini dihadiri oleh mahasiswa angkatan 2010 dan 2009 minat THH dan beberapa dosen THH

Banyak hal yang dibicarakan disini, membahas masalah dengan santai dan dsuguhi hidangan yang enak 🙂

 

Industrial Visit 2012

Barangkat dari upaya untuk memotivasi mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM agar berkeinginan merintis suatu bentuk wirausaha di sektor kehutanan maka diadakan kegiatan dengan nama “Industrial Visit 2012 : Be An Entrepreneur with Environmental Innovation. Diharapkan mahasiswa dapat memiliki gambaran mengenai kehutanan di luar kampus, dan melalui suatu tahapan tertentu nantinya dapat menciptakan suatu bentuk wirausaha. Selain itu juga diharapkan mampu menambah kepekaan serta ketertarikan dalam pengetahuan seputar bidang kehutanan dan mengejar ketertarikan tersebut dalam bingkai usaha untuk melakukan perbaikan dunia kehutanan yang mencerminkan integritasnya sebagai seorang rimbawan.

Tahun 2012 ini Kunjungan Industri Teknologi Hasil Hutan akan menyusuri Jawa bagaian Timur hingga Pulau Bali. Selain sebagai tempat wisata yang terkenal sampai luar negeri, Bali juga memiliki beberapa industri yang mengolah hasil hutan kayu dan non kayu.  Dalam acara ini kami juga akan didampingi oleh Pak Sigit Sunarta, S.Hut., M.P. dan Pak Vendy Eko P, S.Hut, M.Sc. Beliau adalah ahli dalam bidang hasil hutan non kayu dan kimia, serat kayu. Inilah diskripsi industri atau lokasi yang akan kami kunjungi :

PT. Tjiwi Kimia, Mojokerto

PT. Tjiwi Kimia merupakan salah satu pabrik kertas yang terdapat di Jawa Timur, tepatnya di Mojokerto. Perusahaan ini menarik untuk dikunjungi sebab merupakan pabrik kertas berskala besar. Pengolahan limbah pabrik ini merupakan focus utama kunjungan industri ini. Kegiatan utama Perusahaan ini produksi menulis dan mencetak kertas, coated dan uncoated. Hal ini juga memproduksi dikonversi produk alat tulis dan kantor, termasuk buku, bantalan menulis, lembaran longgar, spiral, amplop, formulir komputer, kertas bungkus kado dan tas belanja. Selain itu, Perusahaan memproduksi kertas karbon dan kertas dilapisi cor dan papan.

Sumber Mas Indah Plywood, Gresik

Perusahaan ini berada di Gresik, JawaTimur dan bergerak dalam bidang industri kayu lapis. Produknya yaitu general plywood, scarf jointed plywood, floor base panel, LVL, LVB, marine plywood, kruing plywood, lumber core& bare core, laminated board, film faced plywood. Dalam kunjungan di perusahaan ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui proses produksi dari bermacam jenis kayu lapis dan pengolahan limbah kayu lapis agar tidak menimbulkan masalah lingkungan.

Budidaya Lak, Probolinggo

Lak merupakan hasil hutan non kayu yang menarik untuk dipelajari. Kunjungan ke pabrik ini adalah untuk mengetahui keadaan lak, pohon inangnya, proses pengolahan lak sebagai salah satu hasil hutan non kayu, serta mengetahui pengolahan limbah pada pabrik lak. Lak di Probolinggo ini juga pernah diekspor ke Eropa.

PT. Mustika Bahana Jaya (Panel), Lumajang

PT. Mustika Bahana Jaya (MBJ) adalah industri kayu yang memiliki spesialisasi dalam mengolah kayu karet (Hevea brasiliensis) dan kayu Pinus merkusii. Macam produknya Finger-Joint Laminated Board (FJLB), Finger Joint Laminated Block, Finger Joint Laminated Profile, Finger Joint Stick, Solid Laminated Board, Solid Laminated Block, Nidan and Sandan, moulded/profiled wood, S4S, dowel, acoustical appliances dan furniture components.

Taman Nasional Bali Barat

Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi, yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. Satwa yang endemik dan langka di TNBB yaitu burung jalak bali (Leucopsar rothschildi)

Green Village, Bali

Desain utama bangunan Bali ini dari bambu, pemandangan lembah sungai di sepanjang Sungai suci Ayung Bali sangat tampak. Disini kita akan melihat berbagai inovasi olahan hasil hutan non kayu dan tata ruang desa nan unik.

Bedugul, Bali

Bedugul adalah objek wisata bali yang terletak di perbukitan dengan cuaca yang sangat sejuk dimana di bedugul juga terdapat sebuah danau yang bernama danau beratan. Di Objek wisata Bedugul terdapat sebuah pura yang bernama pura di ulun danu yang terletak di pinggir danau beratan. Pura ulun danu dipercaya sebagai tempat bersemayaman dewi sri atau dewi kesububuran.

Pantai Dreamland, Bali

Pantai Dreamland terletak di sebuah daerah bernama pecatu, uluwatu, bali selatan. Pantai dreamland memiliki pasir yang berwarna putih mirip dengan pantai kuta. Namun pantai ini lebih indah karena masih sepi dan tersembunyi. Dikelilingi oleh tebing curam sehingga menambah keindahan pantai, dan ombaknya juga tidak kalah dengan pantai kuta sehingga bisa untuk surfing.

Kuota 50 orang. Ayo kawan-kawan segera daftarkan diri anda, Dijamin gag rugi 😀

 

Ramai.. Hari bumi 2012

Hari bumi pada tanggal 22 April 2012 ini diperingati oleh Keluarga Mahasiswa Fakultas Kehutanan. Rangkaian acara pada 28 April yang bertajuk Forestfest 2012 ini ketua acaranya adalah Anam (THH 2010). Dari Forestech sendiri juga mengikuti seluruh rangkaian acara; dimulai dari Karnaval dengan jalan kaki maupun naik sepeda, orasi dilakukan di Bundaran UGM lalu perjalanan dilanjut menuju Kota baru, Yogyakarta.

 

Forestech menampilkan bermacam-macam hasil hutan kayu dan non kayu pada bazar yang digelar di Taman Timur Fakultas Kehutanan. Nindi juga menyumbangkan suaranya dalam pentas musik siang itu.

Di sore harinya Zaky (THH 09) juga menampilkan stand up comedy.
Harapannya Bumi ini tetap bersahabat dengan kita, mari memanfaatkan hasil bumi terutama hasil hutan dengan seefektif mungkin dan hemat energi. (Photo: Ryan, Dina)