Baksos

Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Hutan menyelenggarakan Bakti Sosial yang berada di Desa Tritis, Girikerto, Turi, Sleman. Pelaksanaan Bakti Sosial ini pada hari Sabtu, 23 Februari 2012 yang lalu. Winanda, selaku ketua panitia berharap kegiatan Bakti Sosial yang secara optimal dan terorganisir ini dapat mengemas misi pendidikan sekaligus sebagai sarana alokasi bantuan bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.File0006

Kegiatan ini berupaya untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kepekaan dari warga Fakultas Kehutanan UGM khususnya terhadap permasalahan yang melilit masyarakat agar sedikit banyak dapat meringankan beban mereka. Selain itu dengan adanya Bakti Sosial juga dapat mempererat persaudaraan serta silaturahmi mahasiswa dengan masyarakat.

Perjalanan menuju lokasi dimulai pada pukul 09.00 dan tiba pada pukul 10.30. Rangkaian acara selanjutnya adalah pembukaan dan silaturahmi dengan warga Desa Girikerto. Kurang lebih sebanyak 100 warga memenuhi pendopo desa. Sembako yang sebelumnya diperoleh dari sumbangan mahasiswa,dosen dan karyawan Fakultas Kehutanan UGM pun mulai dibagikan kepada warga yang berdatangan. Lalu anak-anak yang berjumlah sekitar 30 orang diberikan training serta pendidikan mengenai lingkungan dengan cara-cara yang menarik. Pemutaran film kartun yang berkaitan mengenai pentingnya menjaga lingkungan, lomba menggambar dan mewarnai yang bertema lingkungan serta penjelasan dari kakak-kakak Mahasiswa Teknologi Hasil Hutan.File0399

Seluruh rangkaian acara pun selesai pada pukul 15.00 dengan lancar dan memberikan pengalaman tersendiri bagi seluruh peserta Bakti Sosial. Selanjutnya seluruh panitia serta sukarelawan pulang kembali ke Fakultas Kehutanan UGM dengan tetap membawa harapan untuk kemudian bersama-sama mewujudkan tujuan sosial kemasyarakatan melalui kegiatan ini serta ke depannya dapat terus berlanjut. (Dayu, THH 2011).

A story of the whole year at THH

I’m sorry for the straight forward me, I know that this would be considered as ‘curhat’, but whatever…
The 5th semester of us, year of 2010, had ended. There were so many things had happened and I would like to share it, in my point of view. Well, it maybe not only on the 5th semester but I may also shared how the 4th semester went, a little.

  1. This semester, I spent the daily routine in campus with you, I considered you all as my friend and family, Forest Product Technology year of 2010. At the beginning, I felt weird to have a small class every day at the Forest Product Technology subjects. But I found it very convenient to study in a small class rather than in a big class. I would get to know you all better, the teachers better, and we could get to work in group better. That’s my point of view.
  2. This semester, I was really glad to get to know to the seniors and juniors, especially seniors from Forest Product Technology major, and juniors who are interested in Forest Product Technology. The seniors, they are full of great people, hardworking, unique, funny, interesting, and I’m glad to consider them as big brothers or big sisters in a family. The juniors, I’m looking forward to you to join our big family. We were having a great time to get to know you within our activity, and we apologized if there were many inconvenience as we spent the time together. Well, that’s what we are…
  3. This semester, I got to know the teachers of Forest Product Technology major. They are great and there were many habits of them that were really funny and that made us to be kept in our mind. Mr. Joko’s humorous lecture, Mr. Tjipto’s code handwriting, Mr. Prayit’s speaking lecture, Mr. Gentur’s motivation lecture, and many more. Thank you for all the lessons given in this semester and maybe more ahead.
  4. This semester, aside from the academic and lecture routine, I spent the time with the Family of Forest Product Technology, or you can say Forestech. Well, it just like the usual what an organization activities mostly do, that were meetings, deadlines, letters, and meetings again, but I found that it was somehow refreshing.Forestech @Bali

I learned many more things aside from academics, and that was really worth my time in college life. There were also times I got bored with those activities, really exhausted somehow, but I realized that it was actually the dynamic system of how the organization works. I give my best regards to my friends, my partners, my family, who helped me got through those hard times and gave me some good memories and experiences of this kind of thing. Those experiences are really valuable.
Well, that was my story of the whole year I spent when I got into this major, Forest Product Technology. I got to know many great people, many great friends, and also I found a big family in it. I hope it’s not gonna end…
(Hanifah, THH 2010)

Perkembangan Sel Kayu

Proses perkembangan sel kayu dimulai dari pembentukan sel kayu oleh kambium. Menurut Praptoyo (2009),  tahapan-tahapan perkembangan sel kayu adalah sebagai berikut:

a. Kambium vasikuler sebagai induk yang menghasilkan kayu

b. Fase pertumbuhan sel

c. Fase Penebalan dinding sel

d. Fase Lignifikasi

Kambium Vasikuler terdiri dari dua macam sel yaitu sel inisial kambium bentuk kumparan dan sel inisial kambium jari-jari.

Sel­sel kambium vaskuler melakukan pembelahan ke arah dalam membentuk jaringan xilem sekunder dan ke arah luar membentuk jaringan foem sekunder. Pembelahan sel­sel kambium vaskuler menghasilkan pertambahan diameter batang (Gambar 1).

Image

Perkembangan panjang pada beberapa sel terjadi bersamaan dengan pertambahan diameter. Ini terjadi pada kayu jarum maupun kayu daun.

Dinding sekunder terbentuk setelah sel mencapai maksimum dan sebelah dalam dinding primer dinding yang kaku. Lignifikasi merupakan pengendapan lignin, pertama-tama terjadi pada sudut-sudut sel, kemudian meluas ke lamela tengah dan dinding sekunder. dn

Workshop dan Makrab

Berkah adalah singkatan dari Bersama Keluarga Harmonis Teknologi Hasil Hutan merupakan serangkaian acara yang dilaksanakan pada 1 dan 2 Desember 2012. Acara tersebut merupakan Workshop Pengenalan hasil hutan; Menjadi Forester Kreatif dan Inovatif yang diselenggarakan pukul 08.00 di Ruang Sidang Pascasarjana, FKT UGM. _DSC0492

Image

Pembicara pertama yaitu Pak Harry Praptoyo berbicara tentang Kondisi Hutan di Indonesia dan kontribusinya di bidang Industri. Pembicara kedua yaitu Pak Widi (salah satu dosen yang baru saja menyelesaikan S3 di Jepang), bercerita tentang pengalaman kuliahnya, dan bercerita tentang laboratorium di THH. Pembicara ketiga yaitu dari Pengusaha Kayu (Ketua ASMINDO) beliau banyak bercerita tentang industri kayu saat ini.

Setelah makan siang, peserta diajak jalan-jalan lab dengan dipandu oleh penunggu lab mereka dijelaskan dan berdiskusi di laboratorium. Kami juga datang di laboratorium pengolahan kayu yang berada di Klebengan.

Sore harinya, kami bersiap untuk menginap di Wisma Kaliurang. Mas Eko (THH 2008) menampilkan slide menarik tentang kepemimpinan dan malam harinya kami isi dengan api unggun sembari merefresh otak dan pikiran.

Pagi harinya kami outbound di sekitar wisma dan berakhir di Gardu Pandang, Kaliurang.

MBF (Made By Forestech)

Berawal dari hasil produk hasil hutan yang beraneka ragam mulai dari kayu hingga non kayu, kemudian diberi sentuhan oleh tangan manusia yang kreatif menjadikan produk teknologi hasil hutan yang bermanfaat untuk kehidupan.Image

Acara MBF yang diketuai oleh Rosyid Ridho (2010) berlangsung selama 3 hari yakni tanggal 28-30 November 2012 di Aula FKT UGM. Ruangan dihias sedemikian rupa sehingga pengunjung betah untuk menikmati suguhan gambar maupun produk hasil hutan. Dari ke-6 lab yang dimiliki THH menampilkan standnya, dan setiap stand terdapat mahasiswa yang menjelaskan bilamana ada pengunjung bertanya.

Antusiasme mahasiswa FKT terhadap acara ini sangat tinggi dapat dilihat dari jumlah pengunjung sekitar 100 pengunjung setiap harinya hingga panitia kewalahan karena panitia sendiri masih ada jadwal perkuliahan akhirnya stand diberlakukan sistem buka-tutup. Walaupun produk hasil hutan tersebut bukan murni buatan mahasiswa FKT namun setidaknya kami bisa menjelaskan proses pembuatan hingga kegunaan produk jadi hingga setengah jadi yang dipamerkan di Aula tersebut, sehingga membuka inovasi para pengunjung untuk terus berkarya.Image Terdapat pula hasil praktikum yang dipamerkan yaitu kayu bekas pengeringan model terazawa yang kami lakukan.

Pada hari Jumat kami mengadakan inagurasi beserta penutupan, ada beberapa mahasiswa yang turut merampaikan untuk menyanyi maupun memainkan musik di acara ini. Terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah membantu terlaksananya acara ini dan tak lupa terima kasih telah mengunjungi acara MBF ini.

(Dn)

KI KECIL #1

Pada hari Sabtu, 23 November 2012 pukul  08.00 kami sudah berkumpul di depan gedung akademik FKT UGM. Kami bersiap untuk berangkat ke Jalan Imogiri untuk mengunjungi Pabrik Lima Selaras, Pabrik Jati Wangi dan Pantai Parangtritis.Image

Setelah peserta terkumpul maka segera dilakukan upacara pembukaan berupa sambutan oleh ketua acara yaitu Filar Aditya (2010) dan ketua Forestech, Satrian (2010). Setelah berdoa kami berangkat ke lokasi dengan bus. Di perjalanan kami juga saling memperkenalkan diri supaya lebih akrab. Ternyata peserta KI kali ini terdiri dari mahasiswa THH 2010, dan lainnya yaitu mahasiswa KSDH 2010, BDH 2010, GF 2011, D3 2012. Minimnya mahasiswa yang ikut disebabkan mereka sedang praktikum dan ada kegiatan lainnya.

Kunjungan pertama yaitu pabrik Lima Selaras yang berlokasi di Jalan Imogiri km.11, pabrik tersebut berkonsentrasi pada daur ulang kayu Jati menjadi produk furniture nan unik. Kami langsung disambut oleh Pak Arif (staf pabrik) di dapur penyimpanan kayu jati bekas. Peserta berantusias untuk bertanya dan staf tersebut menjelaskannya dengan sabar. Kami berjalan sampai ditunjukkan setiap proses dalam pembuatan produk. Kami dapat melihat seluruh produk yang sedang diproduksi dan produk tersebut adalah pesanan dari consumen di luar negeri. Pada kunjungan kali ini kami mendapatkan pelajaran berkaitan wirausaha dari pemilik pabrik. Pada kenyataannya adalah produk daur ulang kayu jati ini telah menjadi produk yang memiliki daya tarik tersendiri.

Selanjutnya kami menuju Pabrik Jatiwangi di Jalan Imogiri Km.5. Pabrik tersebut merupakan pabrik furniture kayu jati yang dipasarkan di dalam negeri. Kami mengetahui proses penggergajian hingga finishing. Mengubah sampah menjadi dolar kata pemilik pabrik, Pak Wiratno.Image

Selanjutnya kami makan siang dan ISHOMA di rumah pemilik pabrik tersebut. Pukul 14.00 turun hujan tapi tidak menyurutkan keinginan peserta untuk pergi ke Pantai Parangtritis.Image

(Dn)

3 Minggu Striping

Tgl 23 November 2012 Kunjungan Industri Kecil #1

Tgl 23 November 2012 (sore-malam) ikut stand OKI

Tgl 28-30 November 2012 –> MBF (Made By Forestech)

Tgl 1-2 Desember 2012 –> Berkah (Workshop & Makrab)

Itulah serangkaian acara yang kami selenggarakan, terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mengikuti serangkaian acara tersebut. Maaf baru sempat update blog! SemangatImage

Kadep PARODI 2012 Porhut, merupakan event yang paling ditunggu-tunggu oleh mahasiswa kehutanan karena ini merupakan pesta olah raga tahunan. Setiap Himpunan Mahasiswa Minat (HMM) mewakilkan mahasiswanya untuk mengikuti perlombaan tersebut.

Bermacam perlombaan digelar mulai dari voli, basket, tenis, badminton tarik tambang hingga gobak sodor.

Alhamdulillah, untuk mahasiswa THH  tahun 2012 ini berhasil menggondol piala juara umum, atau yang sering disebut estafet piala. HMM THH berhasil mendapat peringkat:

juara 1 basket putri
juara 1 tenis meja putri
juara 1 futsal putri
juara 1 tenis lapangan putra
juara 2 tenis meja putra
juara 2 tenis lapangan putra.

Keberhasilan tersebut adalah anugrah dari Tuhan kepada teman-teman yang tak lelah untuk berjuang dan berlatih. Terimakasih untuk tenan-teman, khususnya kakak tingkat yang telah mengikuti perlombaan dan selalu mendukung kami. Semoga kami bisa mempertahankan kejuaraan terebut.

Silaturahmi Keluarga THH

Pada tanggal 28 September 2012 kemarin, FORESTECH mengadakan acara Silaturahmi Keluarga THH di Rumah makan pondok laras di Jalan Kaliurang KM. 11.

Acara terbsebut dihadiri oleh teman-teman dari angkatan 2008 hingga 2012. Seluruh HMM pun ikut memeriahkan acra silaturahmi ini.
Sehabis magrib kita bertolak ke Jakal, setelah sampai di sana pembawa acara segera menyambut kedatangan peserta. Setelah Ketua Panitia melaporkan kegiatan ini, maka ketua FORESTECH juga menyampaikan sepatah kata berterima kasih atas kedatangan teman-teman semua. Setelah menikmati hidangan, kami dihibur oleh stand-up comedy yang dibawakan oleh Mas Eko (2008) dan Mas Zacky (2009). Perwakilan tiap angkatan juga memberikan sambutan dan pesan. Acara ini juga dilengkapi dengan mendengarkan pengajian yang dipimpin oleh Akbar (2010). Suasana keakraban semakin menjadi, karena waktu telah larut akhirnya kita foto bersama dan saling berpamitan untuk pulang. (Permadani)

Diary of Industrial Visit 2012

Setelah 3 bulan persiapan, akhirnya tibalah hari yang ditunggu-tunggu. Tanggal 4 September 2012, panitia dan peserta dengan didampingi oleh dosen pembimbing Pak Sigit dan Pak Vendy berangkat  meninggalkan Jogja pukul 20.15 setelah diadakan upacara pembukaan singkat. Waktu malam digunakan untuk istirahat sampai ke tempat tujuan pertama di Mojokerto.

Kami sampai Mojokerto pada waktu subuh dan transit di rumah makan B’pass untuk shalat subuh, mandi dan sarapan. Karena waktu kunjungan ke PT.Tjiwi Kimia masih cukup lama, acara pagi itu diisi dengan perkenalan sesama peserta dan keakraban sampai tiba waktu kunjungan.

Pukul 07.15 kami sudah sampai di PT.Tjiwi Kimia dan dikumpulkan di salah satu ruang untuk mendengarkan presentasi tentang selayang pandang PT. Tjiwi Kimia. Kami disuguhi snack dan diantar mengelilingi pabrik dengan naik bus oleh Pak Arif. Kami ditunjukkan mesin terbesar yang dimiliki PT.Tjiwi Kimia serta instalasi pengelolaan limbah. Di instalasi pengelolaan limbah kami diberi penjelasan mengenai limbah pabrik dan pengelolaannya sehingga tidak menimbulkan permasalahan lingkungan. Penjelasan tentang limbah disampaikan oleh Pak Ketut. Acara penutupan dilakukan dengan penyerahan kenang-kenangan dari panitia kepada PT. Tjiwi Kimia. Ternyata dari pihak PT. Tjiwi Kimia juga memberikan bingkisan yang kami terima dengan senang hati.

Selesai kunjungan, kami makan siang sebelum melanjutkan ke lokasi kunjungan berikutnya ke Gresik, yaitu PT. Sumber Mas Indah Plywood. Ketika sampai, kami disambut oleh para staf dan dikumpulkan di ruang pertemuan. Pemilik PT. Sumber Mas Indah Playwood turun tangan sendiri dalam penyambutan dan memberikan presentasi mengenai pabrik. Seperti biasa setelah sesi diskusi, kami diantar mengelilingi pabrik dan diberi penjelasan setiap proses yang dilakukan di pabrik oleh pemilik dan staf PT. SMIP. Dosen pembimbing juga memberikan gambaran umum mengenai kayu lapis.

Perjalanan selanjutnya adalah menuju tempat bermalam yaitu di Perhutani Probolinggo. Pukul 21.00 WIB kami telah sampai dan disambut hangat oleh staf kantor. Kami telah disiapkan makan malam dan tempat istirahat. Pagi harinya kami bersiap untuk kunjungan ke Pabrik Lak yang merupakan anak usaha dari Perhutani Probolinggo. Sebelum berangkat ke pabrik kami diberikan petuah oleh ADM Perhutani Probolinggo, Bapak Ratmanto yang merupakan lulusan Kehutanan UGM.

Setelah sampai pabrik lak kami disambut oleh kepala dan staf pabrik yaitu bagian manajemen kayu dan produksi lak. Setelah sarapan bersama kami dijelaskan mengenai sejarah pabrik lak, proses pembuatan dan diskusi. Selanjutnya kami diajak ke ruang produksi, kami melihat tumpukan stok lak cabang dari Pohon Kesambi. Kami melihat proses perontokan lak dan dijelaskan juga proses pembuatan hingga menjadi lak butiran. Selain menerima lak cabang dari KPH Malang, Blitar dan Probolinggo, perusahaan juga menerima stok kopal untuk dijual. Pehutani bekerja untuk kesejahteraan rakyat, mereka juga membimbing masyarakat untuk terus membudidayakan tanaman kesambi supaya produksi lak terus berkembang.

Setelah memberikan kenang-kenangan dan berfoto bersama kami memohon diri kepada staf Pabrik untuk melanjutkan perjalanan ke Lumajang, yaitu ke PT. Mustika Bahana Jaya. Perjalanan kami dikawal oleh POLHUT Perhutani Probolinggo. Perjalanan kami sejauh 47 km jadi lancar bebas hambatan. Sungguh menyenangkan!

Kami sampai PT. Mustika Bahana Jaya pukul 14.15 dan kami juga telah disambut oleh pemilik dan staf pabrik. Setelah diberi penjelasan kami langsung diajak berkeliling pabrik dan peserta puas bertanya mengenai proses pembuatan panel yang berasal dari kayu karet dan pinus. Kebanyakan produksi ini sesuai permintaan buyer di luar negeri. Bapak Haji adalah sebutan untuk pemilik Perusahaan, beliau juga memiliki banyak jenis produksi dan beberapa kegiatan sosial untuk kesejahteraan masyarakat.

Hari ketiga, 6 September 2012 kami melakukan perjalanan menuju Bali, kami sampai di selat Bali pukul 23.30. Peserta menikmati angin malam di kapal, sebagian istirahat di kursi kapal dan ada pula yang asik berfoto ria. Selanjutnya pukul 06.30 WITA kami sudah transit di rumah makan untuk sarapan dan mandi. Selanjutnya kami menuju Taman Nasional Bali Barat, sempat terjadi kesalahan teknis sehingga kami harus menunggu. Tak lama kemudian kami menuju ke sebuah aula dan diberi penjelasan melalui presentasi mengenai keadaan TNBB. Ternyata presentatornya adalah lulusan kehutanan UGM. Kami juga melihat tempat penangkaran jalak bali di kandang sapihan. TNBB juga melayani warga untuk pembinaan penangkaran jalak. Kami juga diajak ke Labuhan Lalang yang merupakan pelabuhan untuk menuju Pulau Menjangan yaitu tempat wisata bahari, tracking dan wisata alam. Potensi satwa liar di TNBB yaitu Elang Bondol, bangau tongtong, cekakak, kera abu, kera hitam dan rusa. Kunjungan Industri di TNBB ini lebih menjelaskan pada hasil hutan untuk kepentingan ekologis dan industri wisata.

Setelah mampir di suatu toko oleh-oleh dan makan malam, peserta juga refreshing dengan karaoke. Nindi yang merupakan panitia dari sie acara menyayikan 2 lagu dengan merdunya. Tak mau kalah peserta juga ikut melantunkan beberapa lagu beserta menari di panggung. Sayang, dosen pembimbing tidak jadi maju untuk menyanyi, padahal sangat ditunggu-tunggu. Tetapi Pak Vendi juga sempat karaoke di bus. Lalu peserta sampai di villa untuk beristirahat.

Pagi harinya kami menuju toko oleh-oleh di Bali yaitu krisna, karena masih pagi kami pun leluasa untuk memilih barang. Selanjutnya pukul 10.00 WITA kami berwisata ke pantai Tanjung Benoa, disana terdapat banyak permainan air dan jasa penyebrangan ke suatu Pulau yang merupakan tempat penangkaran penyu. Perjalanan selanjutnya adalah ke pantai Dreamland, disana peserta asyik bermain pasir dan air pantai tak peduli sinar matahari menyengat kulit mereka. Hari itu adalah tanggal 8 September 2012, masyarakat Bali sedang merayakan hari raya Kuningan jadi jalan perkotaan sepi dan toko Joger pun tutup, terpaksa kami menuju ke Krisna lagi karena beberapa peserta belum membeli oleh-oleh. Perjalanan Kunjungan Industri dan wisata telah usai, peserta kembali dan sampai di Jogja Hari Minggu, 9 September 2012 dengan selamat.